Aplikasi SelulerApa yang baru

TikTok Belanja item dari postingan video

TikTok Shop untuk item dalam postingan video adalah langkah selanjutnya yang diambil perusahaan Tiongkok dalam memperluas penjualan produk langsung dari aplikasi.

TikTok sedang bereksperimen dengan fitur yang memiliki kemampuan membuat item dalam postingan video tersedia untuk dibeli. Langkah ini merupakan bagian dari rencana perusahaan untuk mengubah TikTok Shop menjadi bisnis e-commerce bernilai miliaran dolar di Amerika Serikat. TikTok mengonfirmasi bahwa fitur tersebut sedang dalam pengujian terbatas, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Fitur pengujian baru secara otomatis mengidentifikasi item dalam video dan memandu pengguna untuk “menemukan item serupa di TikTok Shop.” Di masa lalu, hanya influencer dan merek yang disetujui yang memiliki kemampuan untuk menandai produk. Fitur baru ini akan menghadirkan tautan e-niaga ke lebih banyak video di aplikasi.

Berita ini muncul ketika Bloomberg melaporkan beberapa minggu lalu bahwa TikTok bertujuan untuk meningkatkan ukuran bisnis Toko TikTok di AS sepuluh kali lipat menjadi $17,5 miliar tahun ini. Dengan tujuan ini, TikTok tidak hanya bertujuan untuk bersaing dengan Amazon, tetapi juga dengan perusahaan milik Tiongkok lainnya seperti Temu dan Shein, yang telah menjadi populer di AS. Namun TikTok memiliki sesuatu yang tidak dimiliki perusahaan lain, yaitu jejaring sosial yang sangat populer dan berpotensi menjangkau jutaan pembeli.

Terkait: TikTok dilarang di beberapa wilayah dan negara di dunia

Selama musim Black Friday dan Cyber ​​​​Monday di bulan November, lebih dari 5 juta pelanggan baru di AS melakukan pembelian melalui TikTok Shop. Sebagai konteksnya, aplikasi media sosial saat ini memiliki sekitar 150 juta pengguna di AS.

TikTok Belanja item dari postingan video

TikTok Shop, yang resmi diluncurkan di AS pada September 2023, memungkinkan pembuat konten menandai produk sehingga pengguna dapat membeli produk dari video streaming dan video langsung. Fitur baru ini akan membawa tautan Toko TikTok ke konten reguler di aplikasi, yang mungkin bukan perubahan yang disambut baik bagi sebagian orang.

TikTok Belanja item dari postingan video
TikTok Belanja item dari postingan video

Data baru mengungkapkan bahwa pertumbuhan TikTok mulai melambat, sehingga menimbulkan pertanyaan apakah upaya e-commerce TikTok Shop bisa menjadi penyebabnya. Pada tahun 2022, jumlah pengguna aktif bulanan TikTok tumbuh rata-rata 12% per tahun per kuartal, namun angka ini turun menjadi 3% per tahun per kuartal pada tahun 2023. Perlambatan tersebut terjadi setelah peluncuran TikTok Shop di AS.

Orang-orang berdebat secara online apakah TikTok Shop telah "menghancurkan" aplikasi tersebut, dan beberapa orang mengeluh bahwa TikTok Shop mengubah aplikasi tersebut menjadi "gurun yang dipenuhi iklan".

Selain menghadirkan tautan Toko TikTok ke lebih banyak video di platform, TikTok juga mencari cara lain untuk meningkatkan bisnis e-commerce-nya. The News melaporkan hari ini bahwa TikTok berencana membuka studio di Los Angeles tempat para pembuat konten dapat melakukan streaming langsung dan menjual produk. Para pembuat konten saat ini merekam video promosi menggunakan peralatan mereka sendiri di rumah, namun beberapa dari mereka akan segera memiliki opsi untuk merekam dan mengalirkan konten dari studio yang dioperasikan oleh TikTok.

diam-diam

Entuziast al universului Apple, scriu cu placere tutoriale si articole, atat despre iPhone cat si despre smartphones cu Android. Te voi ajuta sa rezolvi problemele pe care le intampini in setarile Android sau iOS, sa rezolvi erori si sa gasesti cele mai bune trucuri si aplicatii pentru telefonul tau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang wajib diisi ditandai *

Tombol kembali ke atas